Mengenal Tentang Manjun Seaweed Dan Cara Membuatnya

09 Oct 2020



Manjun Seaweed merupakan camilan rumput laut yang saat ini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Camilan seaweed ini berbentuk nori yang bisa disajikan dengan sushi. Rumput laut ini diproduksi dan diolah dengan cara khusus agar kualitasnya tetap terjaga. Berikut adalah cara membuat camilan seaweed yang wajib untuk Anda ketahui.

Proses Penen
Proses pembuatan camilan seaweed dimulai dari waktu pemanenan. Ada waktu khusus yang ditentukan untuk memanen bahan mentahnya agar rumput laut dengan kualitas terbaik. Rumput laut yang menjadi bahan dasar camilan umumnya dipanen pada saat musim dingin agar kandungan nutrisinya terjaga. Makanan yang satu ini memang diproduksi di negara bermusik dingin, yaitu Korea Selatan.

Baca juga : Mengenal Manjun Seaweed Rumput Laut Seoul

Uji Kelayakan Kualitas
Tahapan selanjutnya saat bahan mentah seaweed selesai diolah adalah melakukan uji kelayakan kualitas yang pertama. Bahan mentah tersebut akan dimasukkan ke dalam laboratorium inspection room. Rumput laut yang diuji di laboratorium adalah sebesar 5% dari hasil panen. Selanjutnya rumput laut yang tidak layak untuk diolah langsung disortir.

Cek Produk : Manjun

Pengujian Laboratorium Kedua
Rumput laut mentah yang sudah disortir kemudian dilanjutkan pada pengujian di laboratorium kedua. Pada laboratorium ini rumput laut tersebut juga akan mengalami proses pengolahan hingga menjadi manjun seaweed yang berbentuk nori.

Penyaringan Menggunakan Metal Detector
Pengolahan selanjutnya dari makanan ini adalah penyaringan menggunakan metal detector. Proses ini bertujuan untuk menyaring zat asing berbahaya yang biasa terdapat pada rumput laut. Seaweed yang sudah diolah namun ternyata mengandung metal dan zat asing akan langsung disortir. Rumput laut yang mengandung zat asing langsung dipisahkan agar tidak ikut dikemas.

Pemanggangan dan Pengemasan
Manjun seaweed yang sudah disaring selanjutnya akan mengalami proses pemanggangan. Pada proses ini seaweed juga akan diberi seasoning dan dipanggang pada suhu 280 derajat. Proses pemanggangan ini bertujuan untuk membuat lemak yang ada di seaweed semakin berkurang. Di smaping itu, proses pemanggangan akan membuat seaweed menjadi lebih renyah.

Proses selanjutnya adalah pengemasan camilan yang diawali dengan penimbangan. Hal ini dilakukan agar semua kemasan memiliki berat yang sama. Di samping itu, pada tahap ini juga dilakukan metal detector dan uji X-ray yang terakhir guna memastikan tidak ada zat asing dalam kemasan.